Selasa, 14 Februari 2012

surat cintaku yang pertama

surat cintaku yang pertama kali aku dapatkan pada masa aku bersekolah di sekolah menengah pertama di jakarta.kejadian itu terjadi pada saat aku duduk di bangku kelas tiga.kejadian itu bermula dari seringnya aku dan teman-temanku bermain ke ruang koperasi di kala waktu tidak ada guru di kelas maupun jam-jam istirahat. suatu ketika pas aku sedang lewat di depan kelasku lewatlah beberapa orang perempuan yang ternyata ade kelasku. tak lama kemudian aku pun memberikan senyuman manisku kepada mereka, kemudian setelah aku melihat di kaca mading dan kaca di samping kelasku mereka tertawa melihatku,saat itu aku berpikir positif ajah mungkin mereka segan atau malu kepada kakak kelasnya,kemudian aku pun melanjutkan perjalanan ke kantin untuk makan siang di karenakan perutku sudah mulai keroncongan. keesokkan harinya beredar kabar di koperasi bahwa ada seorang ade kelasku yang naksir aku. aku pun hanya menanggapi dengan bercanda. aku pun berkata bohong kali. padahal saat itu aku menaksir salah serang temankuh yang berbeda kelas.dia itu bernama dela,sesosok yang sangat aku dambakan,rambut sebahu,kulitnya yang putih, dan berkacamata. menurutku saat itu dia adalah perempuan yang sangat sempurna bila menjadi pacar atau pasanganku. saat dia berada di kelasku untuk mengikuti tambahan pelajaran aku pun selalu mencari perhatian dia dengan segala cara, di mulai dengan mengasih minyak rambut di kepala, rambut di bikin mohak dan lain sebagainya untuk perhatian si della.pada suatu hari ketika aku pulang dari jajan di kantin sekolahan aku terkejut karena di dalam tasku sudah ada sebuah surat,setangkai bunga mawar,dan sebuah foto sekaligus piguranya. aku tidak tahu itu dari siapa,setelah pulang sekolah pun aku langsung membaca isi surat tersebut. ternyata surat itu merupakan surat cinta dari Arie W yang merupakan ade kelasku yang duduk di kelas 2,satu tingakt di bawahku. aku pun langsung membalas surat tersebut dengan menitipkan ke salah seorang temannya. ternyata cinta bisa datang dari mana sajah,sayang surat cinta itu sudah tidak tahu kemana ,mungkin sudah di makan waktu di karenakan ku simpan di dalam lemari gudang,maafkan aku Arie W yang dulu sudah menolakmu,semoga kamu sekarang bahagia dengan suami beserta anak-anak mu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar