Senin, 29 Juli 2013

BIBLIOGRAFI

Pada tahun 1987 terlahirlah seorang anak yang di berikan nama chandra setyo adi, dia di tumbuh dan di kembangkan dari keluarga baik-baik, dia berumur 4,5 tahun sudah masuk taman-taman kanak-kanak,dan pada umur 5,5 tahu sudah masuk Sekolah Dasar, dia ini sebenarnya anak yang cerdas bukan ,anak yang bodoh juga bukan, karena pada usia 4,5 tahun dia sudah bisa membaca dan menulis, tetapi untuk menulis ini dia agak kurang bagus tulisannya cenderung jelek. Dia bersekolah di Taman Kanak-Kanak Swasta yang bernama Taman Kanak-kanak Dewi Sartika, karena kakak kandungnya juga bersekolah di sana. Pada Saat di Taman Kanak-kanak inilah dia pun mulai menaksir seorang teman dekatnya yang bernama Fany.  Setelah menamatkan TK di Dewi Sartika dia pun meneruskan Sekolah Dasar yang sama dengan Kakaknya, yaitu di Sekolah Dasar Negeri Kebayoran Lama Utara 07 Pagi, pada masa ini inilah dia di latih terus menerus untuk belajar menulis oleh Almarhumah Bu painah, yang kemudian di lanjutkan oleh bu siti, pak jamhuri, bu mamien,bu rosmala, kembali lagi ke bu samilah, sejak di sd ini ada sajah ulah dia yang membuat kesal para guru yang mengajar di sana dari ulah membolos dari BTQ (Baca Tulis Qur'an) , membuat menangis seorang guru Bahasa Inggris dan lain sebagainya. Akhirnya dia pun menamatkan Sekolah Dasarnya dengan tepat Waktu, Dari tahun 1993-1999, Pada tahun 1999 dia melanjutkan  di sekolah yang lagi-lagi sama dengan Kakaknya, Yaitu di SLTP N 161 Jakarta , di smp ini lah dia mulai di taksir oleh adik kelasnya yang berada di kelas 2, sedangkan dia sudah duduk di kelas 3, tetapi sayang dia sudah menaksir cewek dari kelas lain tapi mengikuti tambahan materi (PM) di kelas dia. adik kelas tersebut naksir dia karena setiap dia lewat selalu mengasih senyuman ke adik tersebut (berarti senyuman gw maut juga ya), sayang tapi cinta dia bertepuk sebelah tangan.
Pada tahun 2002 dia pun menyelesaikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama di 161 Jakarta, sayang kali ini dia tidak bisa mengikuti jejak Kakaknya yang masuk di SMAN 47 Jakarta, akhirnya dia pun masuk ke SMAN 108, akhirnya pada SMA kelas 3 dia pun mendapatkan pacar,tetapi dia mendapatkan pacar bukan di SMAnya (mikir juga kok SMA ngga ada yang naksir gw ya?),tetapi lagi-lagi dia naksir orang lain, tetapi selalu di tolak. pada tahun 2005 akhirnya dia pun lulus SMA dan meneruskan di perguruan tinggi, di sini pun terjadi perdebatan antara dia dengan orang tuanya. setelah berdebat panjang dia pun akhirnya memilih di perguruan tinggi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan Jurusan Asuransi Syariah Fakultas Hukum Dan syariah, karena sejak kecil dia ingin bercita-cita ingin menjadi Hakim/Jaksa, dan sebagainya. Disini pun lagi-lagi dia di taksir orang tapi dia menaksir orang lain,dia ini paling susah untuk melakukan Pendekatan terhadap cewek (nyesel juga kuliah ngga punya Pacar), akhirnya pada tahun 2010 dia pun menyelesaikan kuliahnya pada bulan April, sejak bulan itulah dia melamar ke sana-sini untuk mencari pekerjaan sambil membantu teman-temanya yang belum pada lulus. pada pertengahan tepatnya pada bulan oktober 2012 dia akhirnya mendapatkan pekerjaan sebagai Operator/Admin di SDN Grogol Utara 04 Petang. Pada pertengahan Bulan April 2013 dia mendapatkan panggilan dari sekolah tempat dia ngelamar pada waktu tahun lalu untuk menjadi guru. akhirnya dia menyetujui untuk menjadi guru, tetapi hatinya masih terpaku pada tempat yang lama yang sampai saat ini pun masih bimbang.