saya binggung mau cerita dari mana,
pada suatu hari di adakanlah rapat tentang masalah penilaian di raport,hasil rapat menyatakan bahwa nilai tertinggi di raport adalah 90, setelah rapat selesai si putuskanlah ,tetapi selang beberapa hari pada banyak yang nulis diatas 95, dengan kkm 65 ,kalo menurut saya nilai 95 atau 90 ketinggian dengan kkm segitu saya sudah terlanjur menulis 10 raport, akhirnya dengan inisiatif saya , saya menulis ulang raport yang 10 orang dengan berat.jadi maju kena mundur kena, aq berharap mendapatkan tempat kerja yang baru ya Allah
Selasa, 17 Desember 2013
Jumat, 11 Oktober 2013
Susahnya mengajar kelas 1
dengan diterapkannya penerimaan murid baru khususnya kelas 1 sd yang berdasarkan sistem seleksi umur bukan melalui tes membuat para guru harus berjuang keras sangat ekstra. kenapa harus berjuang keras dan sangat ekstra di karenakan masih ada satu sampai 5 orang murid baru yang tidak bisa baca,di tambah lagi dengan mulai di terapkannya kurikulum baru 2013 apakah bisa si sang murid baru tersebut mengikutinya.di sini lagi-lagi peran guru sangatlah penting.
Senin, 29 Juli 2013
BIBLIOGRAFI
Pada tahun 1987 terlahirlah seorang anak yang di berikan nama chandra setyo adi, dia di tumbuh dan di kembangkan dari keluarga baik-baik, dia berumur 4,5 tahun sudah masuk taman-taman kanak-kanak,dan pada umur 5,5 tahu sudah masuk Sekolah Dasar, dia ini sebenarnya anak yang cerdas bukan ,anak yang bodoh juga bukan, karena pada usia 4,5 tahun dia sudah bisa membaca dan menulis, tetapi untuk menulis ini dia agak kurang bagus tulisannya cenderung jelek. Dia bersekolah di Taman Kanak-Kanak Swasta yang bernama Taman Kanak-kanak Dewi Sartika, karena kakak kandungnya juga bersekolah di sana. Pada Saat di Taman Kanak-kanak inilah dia pun mulai menaksir seorang teman dekatnya yang bernama Fany. Setelah menamatkan TK di Dewi Sartika dia pun meneruskan Sekolah Dasar yang sama dengan Kakaknya, yaitu di Sekolah Dasar Negeri Kebayoran Lama Utara 07 Pagi, pada masa ini inilah dia di latih terus menerus untuk belajar menulis oleh Almarhumah Bu painah, yang kemudian di lanjutkan oleh bu siti, pak jamhuri, bu mamien,bu rosmala, kembali lagi ke bu samilah, sejak di sd ini ada sajah ulah dia yang membuat kesal para guru yang mengajar di sana dari ulah membolos dari BTQ (Baca Tulis Qur'an) , membuat menangis seorang guru Bahasa Inggris dan lain sebagainya. Akhirnya dia pun menamatkan Sekolah Dasarnya dengan tepat Waktu, Dari tahun 1993-1999, Pada tahun 1999 dia melanjutkan di sekolah yang lagi-lagi sama dengan Kakaknya, Yaitu di SLTP N 161 Jakarta , di smp ini lah dia mulai di taksir oleh adik kelasnya yang berada di kelas 2, sedangkan dia sudah duduk di kelas 3, tetapi sayang dia sudah menaksir cewek dari kelas lain tapi mengikuti tambahan materi (PM) di kelas dia. adik kelas tersebut naksir dia karena setiap dia lewat selalu mengasih senyuman ke adik tersebut (berarti senyuman gw maut juga ya), sayang tapi cinta dia bertepuk sebelah tangan.
Pada tahun 2002 dia pun menyelesaikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama di 161 Jakarta, sayang kali ini dia tidak bisa mengikuti jejak Kakaknya yang masuk di SMAN 47 Jakarta, akhirnya dia pun masuk ke SMAN 108, akhirnya pada SMA kelas 3 dia pun mendapatkan pacar,tetapi dia mendapatkan pacar bukan di SMAnya (mikir juga kok SMA ngga ada yang naksir gw ya?),tetapi lagi-lagi dia naksir orang lain, tetapi selalu di tolak. pada tahun 2005 akhirnya dia pun lulus SMA dan meneruskan di perguruan tinggi, di sini pun terjadi perdebatan antara dia dengan orang tuanya. setelah berdebat panjang dia pun akhirnya memilih di perguruan tinggi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan Jurusan Asuransi Syariah Fakultas Hukum Dan syariah, karena sejak kecil dia ingin bercita-cita ingin menjadi Hakim/Jaksa, dan sebagainya. Disini pun lagi-lagi dia di taksir orang tapi dia menaksir orang lain,dia ini paling susah untuk melakukan Pendekatan terhadap cewek (nyesel juga kuliah ngga punya Pacar), akhirnya pada tahun 2010 dia pun menyelesaikan kuliahnya pada bulan April, sejak bulan itulah dia melamar ke sana-sini untuk mencari pekerjaan sambil membantu teman-temanya yang belum pada lulus. pada pertengahan tepatnya pada bulan oktober 2012 dia akhirnya mendapatkan pekerjaan sebagai Operator/Admin di SDN Grogol Utara 04 Petang. Pada pertengahan Bulan April 2013 dia mendapatkan panggilan dari sekolah tempat dia ngelamar pada waktu tahun lalu untuk menjadi guru. akhirnya dia menyetujui untuk menjadi guru, tetapi hatinya masih terpaku pada tempat yang lama yang sampai saat ini pun masih bimbang.
Pada tahun 2002 dia pun menyelesaikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama di 161 Jakarta, sayang kali ini dia tidak bisa mengikuti jejak Kakaknya yang masuk di SMAN 47 Jakarta, akhirnya dia pun masuk ke SMAN 108, akhirnya pada SMA kelas 3 dia pun mendapatkan pacar,tetapi dia mendapatkan pacar bukan di SMAnya (mikir juga kok SMA ngga ada yang naksir gw ya?),tetapi lagi-lagi dia naksir orang lain, tetapi selalu di tolak. pada tahun 2005 akhirnya dia pun lulus SMA dan meneruskan di perguruan tinggi, di sini pun terjadi perdebatan antara dia dengan orang tuanya. setelah berdebat panjang dia pun akhirnya memilih di perguruan tinggi di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dengan Jurusan Asuransi Syariah Fakultas Hukum Dan syariah, karena sejak kecil dia ingin bercita-cita ingin menjadi Hakim/Jaksa, dan sebagainya. Disini pun lagi-lagi dia di taksir orang tapi dia menaksir orang lain,dia ini paling susah untuk melakukan Pendekatan terhadap cewek (nyesel juga kuliah ngga punya Pacar), akhirnya pada tahun 2010 dia pun menyelesaikan kuliahnya pada bulan April, sejak bulan itulah dia melamar ke sana-sini untuk mencari pekerjaan sambil membantu teman-temanya yang belum pada lulus. pada pertengahan tepatnya pada bulan oktober 2012 dia akhirnya mendapatkan pekerjaan sebagai Operator/Admin di SDN Grogol Utara 04 Petang. Pada pertengahan Bulan April 2013 dia mendapatkan panggilan dari sekolah tempat dia ngelamar pada waktu tahun lalu untuk menjadi guru. akhirnya dia menyetujui untuk menjadi guru, tetapi hatinya masih terpaku pada tempat yang lama yang sampai saat ini pun masih bimbang.
Minggu, 28 April 2013
Derita Para Pengentry data
Sebelumnya saya minta maaf jika-jika kata-kata dalam penulisan di blog ini ada yang tersinggung ataupun marah.
Para pengentry data di sekolahan akhir-akhir ini banyak mengeluh karena suatu sistem ataupun aplikasi yang online. para pengentry data ini kebanyakan dah pada mengeluh karena kurangnya sosialisasi tentang aplikasi ini. tidak hanya itu para yang di mintain data pun ikut-ikutan pada marah , mereka pada mengomel katanya isi data lagi-isi data lagi, tapi kemudian mereka pun tidak mau mengisinya. tetepai kemudian apa yang terjadi ketika para teman-teman seprofesinya mereka pada valid dan tunjangannya pada turun barulah kemudian mereka menyalahkan para op/ Pengentry data, padahal para pengentry data ini tidak hanya mengurusi masalah aplikasi ini sajah, padahal banyak diantara mereka selain menjadi pengentry data mereka menjadi guru,mengurusi nilai,mengurusi mutasi dll.
Para pengentry data di sekolahan akhir-akhir ini banyak mengeluh karena suatu sistem ataupun aplikasi yang online. para pengentry data ini kebanyakan dah pada mengeluh karena kurangnya sosialisasi tentang aplikasi ini. tidak hanya itu para yang di mintain data pun ikut-ikutan pada marah , mereka pada mengomel katanya isi data lagi-isi data lagi, tapi kemudian mereka pun tidak mau mengisinya. tetepai kemudian apa yang terjadi ketika para teman-teman seprofesinya mereka pada valid dan tunjangannya pada turun barulah kemudian mereka menyalahkan para op/ Pengentry data, padahal para pengentry data ini tidak hanya mengurusi masalah aplikasi ini sajah, padahal banyak diantara mereka selain menjadi pengentry data mereka menjadi guru,mengurusi nilai,mengurusi mutasi dll.
Jumat, 29 Maret 2013
Langganan:
Komentar (Atom)