Senin, 01 Oktober 2012
Tamsya Ke Museum Lubang Buaya
Pada suatu hari di sebuah lapangan yang tak terpakai berkumpulah lima orang anak sedang bermain kejar-kejaran,pada saat mereka bermain mereka di kejutkan oleh kedatangan orang tua yang ternyata tetangga mereka.orang itu mengajak mereka untuk ikut ke mobilnya.mereka tidak tahu mau di ajak kemana oleh orang tua tersebut.orang tua tu kalau ditanya selalu menjawab rahasia melulu. akhirnya mereka pun mengikuti orang tua tersebut untuk ke mobilnya.mereka pun ada yang bernyanyi,tidur,melihat pemandangan dll.setelah sekitar 2 jam perjalan akhirnya mereka pun sampai di sebuah tempat yang terletak di jakarta timur.pertama kali melihat tempat tersebut mereka pun sangat ketakutan di karenakan tempat tersebut sangatlah gelap sekali.mereka sama sekali tidak mengetahui itu tempat apa.mereka pun berkeliling ke tempat tersebut dengan di liputi oleh perasaan takut dan mencekam,mereka melihat replika orang yang sedang di siksa dengan berbagai macam cara,yang salah satunya ada replika orang yang sedang di congkel keluar bola matanya,ada yang di iikat tangannya,dll.setelah puas berkeliling melihat di dalam akhirnya mereka keluar untuk melihat ke dalam sumur yang kira-kira dalamnya sekitar 10 meter atau lebih,menurut orang tua itu sumur dulunya di pakai untuk memendam mayat-mayat yang habis di culik dan di siksa di rumah atau ruangan tersebut.setelah puas berkeliling di tempat tersebut mereka pun kembali ke rumah dengan orang tua tersebut dengan perasaan senang sekaligus takut ,mereka habis mengunjungi tempat apa tadi.pada pagi harinya di sekolah akhirnya mereka baru tahu bahwa kemaren mereka di ajak ke sebuah musem yang bernama museum lubang buaya setelah guru mereka menerangkan tentang terjadinya peristiwa gerakan 30 september pki dan lahirnya hari kesaktian pancasila yang di peringati sekarang.
Langganan:
Komentar (Atom)