Kena Petasan
Ternyata sudah memasuki bulan puasa sajah yang ke 1432 H. Ingat bulan puasa, ingat juga saya tentang pengalaman saya waktu kena petasan,yah maklumlah dulu masi anak kecil. Jadi begini ceritanya pada saat itu kami mulai berangkat taraweh ke mushola bersama-sama. Saat itu tidak ada pikiran kami untuk bermain petasan,tapi entah mengapa ada seorang anak yang memberikan ide bagaimana setelah sholat sholat taraweh berjamaah kita bermain petasan bersama-sama.
Akhirnya sholat taraweh selesai juga pada jam 20.30 WIB, kami berkumpulah di suatu tanah lapang. Pertama-tama kami mulai menyalakan air mancur dan kembang api terlebih dahulu. Setelah puas bermain air mancur dan kembang api mulailah kami bermain petasan. Petasan yang kami mainkan tidaklah banyak Cuma beberapa petasan yang kecel-kecil atau yang biasa di sebut petasan korek api. Kami menyalakan petasan tersebut secara bergiliran. Setelah semuanya bergiliran tibalah giliranku untuk menyalakan petasan tersebut. Mula- mula aq mengambil petasan dan geretan korek api kayu yang biasa di pakai untuk meyalakan kompor minyak tersebut dari temenku, setelah berhasil menyalakan aku langsung membuang petasan tersebut setelah keluar api dan asapnya ke tanah lapang. Setelah berapa lama aku menunggu,petasan itu tidaklah meledak dan berbunyi, secara tidak sengaja aku langsung mengambil petasan tersebut dari tanah lapang,setelah petasan tersebut ada di tanganku, tiba-tiba saja petasan tersebut meledak di tanganku,untungnya hanya jari kelingking dan sebelah jari manisku yang kena ledakan, untungnya hanya lecet-lecet sedikit walaupun mengeluarkan darah.